Shintia Rillyani
1A514246
2PA07
KESEHATAN MENTAL
Pengertian Bipolar
Gangguan bipolar adalah gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang
yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrim berupa mania dan
depresi, karena itu istilah medis sebelumnya disebut denganmanic depressive.
Suasana hati penderitanya dapat berganti secara tiba-tiba antara dua kutub
(bipolar) yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan (depresi)
yang berlebihan tanpa pola atau waktu yang pasti.
Setiap orang pada umumnya pernah mengalami suasana
hati yang baik (mood high) dan suasana hati yang buruk (mood low).
Pada fase turun atau yang disebut sebagai periode
depresi, penderita gangguan bipolar biasanya akan terlihat sedih, lesu, dan
tidak bergairah. Sedangkan pada fase naik atau mania, penderita kondisi ini
bisa menjadi sangat bersemangat, enerjik, dan banyak bicara.
Insiden gangguan bipolar berkisar antara 0,3% - 1,5%
yang persentasenya tergolong rendah jika dibandingkan dengan persentase insiden
yang dikategorikan skizofrenia. Gangguan bipolar saat ini
sudah menjangkiti sekitar 10 hingga 12 persen remaja di luar negeri. Di
beberapa kota di Indonesia juga mulai dilaporkan penderita berusia remaja. Risiko kematian terus membayangi penderita gangguan
bipolar, dan itu lebih karena mereka mengambil jalan pintas.
Penyebab gangguan bipolar
Hingga kini para ahli belum mengetahui penyebab terjadinya gangguan bipolar. Namun mengenai
gejala mania atau depresi pada penderitanya, diduga turut dipicu oleh beberapa
faktor seperti adanya kelainan pada zat pengantar sinyal di otak.
Faktor pemicu lain yang tidak boleh dianggap enteng
adalah stres. Banyak kasus gangguan bipolar yang terjadi pada penderita yang
sering mengalami tekanan dalam hidupnya.
Selain stres, gaya hidup yang tidak baik diduga turut
memiliki dampak terbentuknya gangguan bipolar dalam diri seseorang, misalnya
kecanduan minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan.
Diagnosis gangguan bipolar
Dalam mendiagnosis gangguan bipolar, psikiater akan mencoba
mengumpulkan keterangan, baik dari pasien langsung maupun dari keluarga.
Psikiater akan bertanya seputar gejala, riwayat kesehatan pasien, dan riwayat
kesehatan keluarganya. Misalnya apakah ada anggota keluarga pasien yang
mengidap kondisi sama. Selain itu, dokter mungkin melakukan tes darah dan tes
urin untuk memastikan gejala yang ada bukan disebabkan oleh penyakit lain.
Pengobatan gangguan bipolar
Tujuan pengobatan gangguan bipolar adalah untuk
menurunkan frekuensi terjadinya episode-episode mania dan depresi agar
penderita dapat hidup secara normal dan membaur dengan lingkungan. Selain
memperbaiki pola hidup, rencana pengobatan biasanya mencakup pemberian
obat-obatan yang dikombinasikan dengan penanganan lain misalnya terapi
psikologis.
Berikut ilustrasi video yang kami buat untuk
mengetahui Gangguan Bipolar
Nama Kelompok:
-Albert Ferdinand (10514725)
-Chita Rachmatasari (12514364)
-Dhani Rahmad Riyadi (12514908)
-Kandi Larasati Tambunan (15514765)
-Shintia Rillyani (1A514246)
-Sisca Alvionita (1A514308)