Sabtu, 07 November 2015

Peran Sosial Individu dalam Internet (Pro Sosial)




Definisi
Perilaku prososial merupakan tindakan bertujuan untuk kepentingan orang lain (Kassin, Fein & Markus, 2011). Lebih lanjut, perilaku prososial merupakan semua jenis tindakan yang dimaksudkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain selain diri sendiri, seperti bekerja sama, berbagi, dan menghibur (Batson, dalam Sanderson, 2011). Prososial diartikan sebagai sosial positif, sehingga perilaku prososial merupakan perilaku yang mempunyai akibat atau konsekuensi yang positif bagi orang lain, sehingga ketika seseorang melakukan bantuan terhadap orang lain, prososial memiliki arti sebagai sosial positif atau mempunyai konsekuensi positif (Fetchenhauer, dkk, 2006). Sosial positif ini didasarkan atas nilai-nilai positif yang ada di masyarakat dan biasanya di tuntut untuk dilakukan (Staub, dalam Ma, Li, & Pow, 2011).
Baron & Byrne (2005) mengatakan bahwa perilaku prososial adalah suatu tindakan menolong yang menguntungkan orang lain tanpa harus menyediakan suatu keuntungan langsung pada orang yang melakukan tindakan tersebut, dan mungkin bahkan melibatkan suatu resiko bagi orang yang menolong. Gerungan (2000) menyatakan bahwa perilaku prososial mencakup perilaku yang menguntungkan orang lain yang mempunyai konsekuensi sosial yang positif sehingga akan menambah kebaikan fisik maupun psikis. Sedangkan Faturochman (2006) mengartikan perilaku prososial sebagai perilaku yang memberi konsekuensi positif pada orang lain.

Pengertian Prososial Menurut para Tokoh.
1.      Perilaku prososial merupakan tindakan bertujuan untuk kepentingan orang lain (Kassin, Fein & Markus, 2011).
2.      Menurut O. Sears.Peplau, dan Taylor pengertian perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas, segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong.
3.      Perilaku prososial ialah tindakan sukarela yang dilakukan sesorang atau sekelompok orang untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun atau perasaan telah melakukan kebaikan (David O.Sears. dkk, 1991).
4.      Pengertian perilaku prososial adalah segala bentuk tindakan positif yang diberikan pada orang lain tanpa keinginan untuk memperoleh imbalan untuk kepentingan diri sendiri (Edwin P Holiander)

Peran Sosial Individu

Dengan setiap teknologi baru, hampir selalu ada periode terkait re-ogranisasi sosial dan kultur dan refleksi, dan kadang-kadang bahkan kecemasan dan konflik. Hampir selalu ada juga banyak pembicara jurnalis, ulama, dan orang biasa mencoba untuk memahami apa yang mereka ketahui dan mendengar tentang perkembangan teknologi baru. Sering mitos populer tentang teknologi baru dapat menjadi ekstrim, cenderung membesar-besarkan dampak negatif atau positif mereka percaya bahwa teknologi akan memiliki pada masyarakat, interaksi sosial, dan psikologis individu. Setiap peran sosial adalah serangkaian hak, kewajiban, harapan, norma, dan perilaku seseorang yang harus dihadapi dan dipenuhi. Model ini didasarkan pada pengamatan bahwa orang-orang bertindak dengan cara yang dapat diprediksikan, dan bahwa kelakuan seseorang bergantung pada konteksnya, berdasarkan posisi sosial dan faktor-faktor lain. Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas yaitu meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong dan bermanfaat bagi orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong.Determinisme teknologi karena melihat teknologi sebagai besar 'penggerak dan pengocok' balik transformasi sosial yang besar pada tingkat intuisi, interaksi sosial dan kognisi individu.
Sosial individu sangat berperan dalam internet. Peran sosial individu dalam penggunaan internet (berinteraksi melalui internet) adalah dengan mengeluarkan pendapat di forum-forum online. Hal tersebut akan mendorong seorang netters untuk prososial. Mereka akan lebih bisa bersosialisasi dalam kehidupan nyata jika bisa berinteraksi dengan orang lain di internet. Meskipun biasanya yang aktif di dunia maya cenderung pasif di kehidupan nyata, namun berkat peran sosial dalam internet, maka orang yang tadinya pasif bisa menjadi aktif di dunia maya dan kehidupan nyata.
Perilaku prososial meliputi berbagai bentuk, antara lain
1.      Simpati (Sympathy). Perilaku yang didasarkan atas perasaan positif terhadap orang lain, sikap peduli, serta ikut merasakan kesedihan dan penderitaan orang lain.
2.      Kerjasama (Cooperation). Kerjasama diartikan bahwa setiap orang mampu dan ingin bekerjasama dengan orang lain, meski bukan untuk keuntungan bersama.
3.      Membantu (Helping). Perilaku mengambil bagian atau membantu urusan orang lain sehingga orang tersebut dapat mencapai tujuannya.
4.      Berderma (Donating) Merupakan perilaku memberikan hadiah atau sumbangan kepada orang lain, biasanya berupa amal.
5.      Suka menolong (Altruisme) Mengambil bagian untuk menolong orang lain, yang dilakukan tanpa pamrih, dan biasanya dalam bentuk menyelamatkan orang lain dari ancaman bahaya.

       Menurut definisi oleh Wasserman dan Faust (1994) jejaring sosial dapat dipandang sebagai sistem hubungan sosial ditandai dengan serangkaian actor (orang) dan ties (percakapan) dalam sosial mereka. Kuat lemahnya ties dalam suatu jejaring sosial oleh Granovetter (dalam Carolan & Natriello, 2006) dipengaruhi oleh 4 kriteria sebagai berikut :
1. Durasi
2. Intensitas emosional
3. Keintiman
4. Pertukaran layanan atau bantuan

       Perilaku prososial dapat mengurangi perilaku antisosial, yang secara sederhana, digambarkan sebagai perilaku yang tidak diinginkan dalam lingkungan sosial merupakan lawan dari perilaku prososial (Millon, dkk, dalam Millie 2009). Perilaku antisosial lebih mengarah menentang pada norma norma yang berlaku pada masayrakat (Connor, 2002).
Bentuk-bentuk prilaku Prososial

Menurut Schoeder Prilaku Prososial  mencakup hal-hal sebagai berikut :
·        Menolong
·        Alturisme
·        Kerjasama

Baron dan Byrne (2005) menyebutkan tiga aspek perilaku prososial, yang antara lain:

1.      Menolong orang lain yang kesulitan (Helping A Stranger Distress)· Penyebaran tanggung jawab dan menghindari kesalahan. 
2.      Mengurangi suatu tindak pelanggaran (Deterring A Wrongdoer)
3.      Menahan godaan (Resist Temptation) Menurut Hing Keung Ma (2011) perilaku prososial pada remaja dalam penggunaan internet termasuk di dalamnya 

- Perilaku menolong. Dalam mengorganisir kegiatan dunia maya bersifat sukarela dan altruistik untuk membantu orang yang membutuhkan seperti contoh menggunakan sarana internet untuk membantu orang lain.

-  Perilaku kerjasama dan berbagi. Menggunakan fasilitas internet sebagai sarana untuk mengajar dan belajar, sehingga meningkatkan pengetahuan dan wawasan seseorang

-           Mempertahankan hubungan yang afektif.
Perilaku normatif dalam penggunaan internet. Contoh,dikenal dan diyakini oleh orang lain sebagai orang yang baik




DAFTAR PUSTAKA







Rabu, 30 September 2015

APLIKASI INTERNET : Jenis Hubungan Koneksi Internet

Saat ini, koneksi internet bukanlah barang yang mewah lagi. Hampir semua  lapisan masyarakat bisa menikmati kecanggihan teknologi Intertet mulai dari anak anak hingga orang dewasa. Bahkan internet menjadi salah satu metode penyebaran informasi paling cepat. Di Indonesia sendiri sebenarnya internet sudah ada sejak tahun 1994 yang saat itu sudah ditawarkan secara komersil oleh PT.IndoNet. Awalnya jenis koneksi Internet yang digunakan adalah model Dial-Up. Pengertian dari Internet ( interconnection networking ) sendiri adalah  jaringan komunikasi global yang terbuka dan menghubungkan jutaan bahkan milyaran jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, satelit dan lain sebagainya.untuk dapat terhubung internet diperlukan koneksi berikut adalah jenis-jenis koneksi internet :

Jenis – Jenis Koneksi Internet
·         Koneksi Internet Kabel
Koneksi internet kabel adalah jenis koneksi yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya. Koneksi ini juga beragam, baik dari segi biaya maupun kecepatanya. Berikut ini beberapa jenis koneksi internet yang menggunakan media kabel.
·         Koneksi Internet Nirkabel ( wireless )
Wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.


1.      Koneksi Dial Up
Komputer yang dilengkapi dengan modem analog dapat melakukan dial up, yaitu menghubungi server milik ISP untuk memperoleh akses internet. Koneksi dial-up tidak hanya menggunakan jalur telepon rumah (PSTN), tetapi juga bisa menggunakan telepon genggam berteknologi CDMA.
Pertama-tama, komputer melalui modem melakukan pemanggilan telepon (dial-up) ke ISP. Setelah terhubung, komputer akan memperoleh akses internet dari ISP tersebut. Untuk mengakhiri koneksi internet, dilakukan dengan memutuskan hubungan telepon. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi.
Modem dial up mengubah sinyal digital dari komputer menjadi sinyal suara (sinyal analog) yang ditransmisikan melalui kabel telepon atau sebaliknya. Itu sebabnya, pada saat koneksi internet berlangsung, kamu tidak bisa menerima atau melakukan panggilan. Modem dial up umumnya diklasifikasikan berdasarkan jumlah bit data yang dapat dikirim per detik (bps, bit per second). Dengan adanya pembatasan interferensi sinyal suara, kecepatan modem dial up maksimum adalah 56 kbps.
Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi. Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang dipakai rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari lingkungan. Meski demikian, masih banyak orang yang mempergunakan layanan dial up karena tidak tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan geografis yang tidak memungkinkan.
Contoh koneksi internet dengan metoda dial up connection ini misalnya koneksi internet dengan telkomnet@instan yang menggunakan line telepon telkom, koneksi internet lewat handphone yang memiliki modem, dan koneksi internet dengan menggunakan USB Modem.
2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)
ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Berapakah Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet menggunakan ADSL: Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s, Untuk line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps. Untuk line rate 512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s. Contoh koneksi ADSL adalah “Speedy” dari Telkom. Dibandingkan koneksi dial up, koneksi ADSL jauh lebih cepat sehingga banyak yang beralih ke layanan koneksi ini.
3. Cable Modem



Cable Modem merupakan modem yang menyediakan dua arah komunikasi sata melalui frekuensi radio (RF) pada infrastruktur saluran CATV (Cable TV). Kabel modem ini terutama digunakan untuk memberikan akses internet broadband dalam bentuk internet cable dengan mengambil bandwidth yang tinggi dari jaringan televisi kabel.
4.  Koneksi dengan Jaringan Leased Line
Jaringan internet leased line artinya jaringan yang tersedia untuk mengakses internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan dial up, di mana akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan hubungan ke ISP. Oleh karena itu jaringan leased line juga sering disebut sebagai jaringan dedicated line, yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi internet. Jaringan leased line dapat menggunakan jaringan telepon, kabel khusus untuk internet, maupun koneksi wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel, tersedia layanan ISDN dan DSL. ISDN merupakan komunikasi melalui jaringan telepon yang dapat memisahkan aplikasi suara (data analog) dengan data nonsuara seperti teks, gambar, dan video (data digital) pada jaringan yang sama. ISDN dikembangkan pada jaringan telepon. Modem ISDN tidak mengubah data digital menjadi data analog atau sebaliknya seperti pada modem dial up (tidak ada proses modulasi dan demodulasi). Modem ISDN hanya memproses data digital antara komputer dengan jaringan ISDN. Kecepatan transfer data dengan layanan ini mencapai 128 kbps, lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan koneksi dial up. contoh, T-1 saluran dapat disewakan, dan menyediakan kecepatan transmisi maksimum 1,544 Mbit / s. Pengguna dapat membagi koneksi ke baris yang berbeda untuk data multiplexing dan komunikasi suara, atau menggunakan saluran untuk satu rangkaian data berkecepatan tinggi. Semakin, leased line yang digunakan oleh perusahaan, dan bahkan individu, untuk akses internet karena mereka membayar lebih cepat kecepatan transfer data dan biaya-efektif bagi pengguna berat internet
5. Satelite VSAT
Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
– kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
– biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
– lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.
6. HANDPHONE
Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.
7. WIFI / Hotspot
Jenis koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba Memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung dapat digunakan. Biaya GRATIS kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya di hitung oleh jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp. semua ini tergantung kepada ISP / penyedia jasa internet, kecepatan 11mb — 100mb [ semacam lan card ], lokasi biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah tahu, misalnya kantor, rumah.
8. Wireless LAN
Wireles LAN menggunaka gelombang elektromagnetik ( radio dan inframerah ) untuk melakukan komunikasi datam menyalurkan data dari satu point ke point yang lain tanpa fasilitas fisik.
9. Koneksi Internet SLIP/PPP 
Jenis koneksi SLIP ( Serial Baris Internet Protocol ) / PPP ( Point to Point Protocol )  ini memiliki kecepatan transfer dan akses data yang cenderung lebih cepat sehingga pengguna Internet bisa running program di Internet dengan cepat  dan tidak perlu mengirimkan satu persatu data dari modem.

10. Koneksi ISDN 







ISDN adalah singkatan dari Integrated Serviced Digital Network, koneksi jenis ini memanfaatkan sirkuit khusus pada saluran telepon yang berguna untuk mempercepat transfer data. Sehingga koneksi ISDN jauh lebih cepat dalam transfer data jika dibandingkan dengan koneksi saluran telpon biasa

11. Web TV 
WebTV merupakan sebuah layanan email dan browsing web dengan memakai perangkat TV pintar.

12. Jaringan GPRS
GPRS merupakan singkatan dari General Packet Radio Service dan biasa digunakan pada Telepon Seluler untuk mengirim dan menerima data menggunakan gelombang radio.

Daftar Pustaka :
Kinerja tim :

NPM
Nama
Jobdesk
Link
13514316
Dwi Rahmawati
Cari penjelasan
15514765
Kandi Larasati
Cari contoh
18514232
Nurma Oktavia
Pengertian jenis-jenis internet
18514362
Padma Paramitta
Pengertian jenis-jenis internet dan editing
1A514246
Shintia Rilyani
Cari contoh
1A514506
Suliana Tri Aulia Dienny
Cari penjelasan

Jumat, 19 Juni 2015

tugas 1 (penemuan produk)

LATAR BELAKANG
                             Setiap orang pasti memiliki masalah. Masalah adalah keadaan yang bersumber dari hubungan antar 2 faktor atau lebih yang menghasilkan situasi yang membinggungkan dan masalah biasanya keadaan yang harus diselesaikan.
                                    Anak mulai dari usia 5 tahun sudah memiliki masalah yang biasa muncul dilingkungan sekitarnya, kebanyakan anak tidak memberitahukan masalah yang mereka alami kepada orang tuanya, mungkin saja mereka merasa takut atau merasa malu untuk menyampaikannya. Orang dewasa juga memiliki masalah yang beragam dan rumit. Biasanya orang orang yang sibuk dengan karir dan aktivitasnya lebih memilih untuk menyimpan masalahnya sendiri.
                                    Dengan persoalan seperti ini kami berpikir untuk membuat karya kreatif  berbentuk boneka sebagai mediator antara pasien dengan psikolog yang dapat merekam masalah dan keluhan pasien yang ditujukan kepada psikolognya untuk dapat menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih efisien dan dapat dilakukan dimana saja dengan kemasan yang berbeda.


1.        Produk
-          Nama produk : Talk to My Doll

2.        Person
-          Yang terlibat dalam pembuatan karya kreatif ini adalah para produsen
-          Yang mendukung keberhasilan karya kreatif ini adalah
·         HIMPSI ( Himpunan Psikologi Indonesia )
·         Departemen Teknologi dan Komunikasi
-          Peran mereka dalam mendukung karya kreatif kami sebagai berikut
HIMPSI : berperan memberikan perizinan atas produk yang kali buat.
KEMKOMINFO : berperan perizinan dan pengawasan terhadap produk kami
-          Yang menjadi target produk kami adalah anak mulai dari 10 tahun hingga orang dewasa.




3.        Press
-          Yang memotivasi kami untuk menciptakan karya ini adalah
Biasanya anak dari usia 10 tahun sudah mulai mengalami masalah yang terjadi di ingkungan sekitarnya terutama lingkungan sekolah dan terkadang anak itu sulit untuk mengungkapkan apa yang dirasakan. Bukan anak anak saja orang dewasa pun seperti itu mereka yang sibuk dengan aktivitasnya dan dunianya saat ada masalah mereka lebih sering memendamnya karena tidak banyak waktu yang mereka miliki. Sehingga kami membuat sarana ini agar mereka dapat menyampaikan dan sharing tentang persoalan yang sedang dihadpinya. Boneka ini dibuat untuk membantu para klien agar tidak merasa malu untuk mnceritakan setiap masalah yang dihadapinya. Dan boneka ini dirancang untuk mendengarkan setiap keluhan yang dihadapi klien, baik untuk anak-anak ataupun orang dewasa. Hal ini yang memotivasi kami agar memberikan kenyamanan terhadap klien agar tidak merasa malu dan ragu menceritakan segala keluhannya, karena saat ini masih banyak orang yang belum mengetahui tentang peran seorang psikolog secara utuh. Maka dibuatlah produk boneka ini agar dapat memudahkan klien mengeluarkan segala keluh dan kesahnya.
-          Dampak positif dari penciptaan produk ini: 
1. Memudahkan klien dalam menyelesaikan masalah
2. Sebagai media untuk menghilangakan stress
3. Fleksibel.
-          Dampak negative dari penciptaan produk ini:
1. Jika alat rusak komunikasi antar klien dan psikolog akan ada kendala dalam komunikasi
-          Prediksi kedepannya untuk produk yang kami buat adalah lebih banyak orang yang masalahnya terselesaikan dengan media ini
-          Yang mendukung produk kami sebagai berikut:
1. Bahan bahan yang berkualitas dan aman untuk pembuatan boneka
2, kecanggihan teknologi
-          Yang menggagalkan produk kami adalah jika harga boneka yang mahal akan sedikit peminatnya
-          Cara kami untuk mengantisipasi kegagalan itu sendiri dengan menghasilkan kualitas terbaik dari bahan yang berkualitas dan aman dengan harga yang terjangkau

4.         Proses
-          Membut boneka menggunakan bahan yang aman
-          Menyiapkan alat  yang akan dijadikan inti dari produk ini
-          Memasukan alat rekaman tersebut kedalam boneka
-          Melakukan uji coba produk ini

tugas 2 (penemuan menarik)

3 penemuan menarik:
1.      Sky Farm
Menurut kelompok kami sky farm sangat cocok diterapkan di Indonesia, Negara Indonesia merupakan wilayah tropis yang sangat bagus untuk perkebunan, lahan di Indonesia juga terbatas sekali untuk perkebunan karena lebih banyak gedung gedung, untuk menanggulangi krisi lahan di Indonesia cocok di terapkan sky farm di Indonesia selain itu manfaatnya juga banyak contohnya dapat membantu perekonomian, bahan bahan pangan jadi mudah didapat, dan banyak menghasilkan oksigen sehingga membuat suasanya yang lebih sejuk.
2.      Foot Power
Foot Power sangat bermanfaat jika diterapkan di Indonesia karena sangat bermanfaat dan menghemat penggunaan listrik di Indonesia dan sangat mungkin diterapkan karena penduduk Indonesia yang sangat banyak jika setiap orang menyumbangkan langkah kakinya maka Indonesia akan terang tanpa adanya listrik.
3.      The Ultimate Perifer
Kelompok kami berpendapat bahwa ultimate perifer sangat bermanfaat dan cocok diterapkan di Indonesia karena Indonesia adalah negara kepulauan yang lebih banyak perairannya dan sekarang juga sudah banyak terjadi pencemaran air akibatnya kita kesulitan untuk mendapatkan air bersih, dengan diterapkan ultimate perifer semua jenis air dan keadaan air tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan sehari hari. Dan sangat berguna untuk dimasa depan ketika mulai susah diperolehnya air bersih.




1PA11
1.     Dessi Eka             (12514766)
2.     Diana Puspita      (13514015)
3.     Hani Dwi A                   (14514746)
4.     Nadia Karima Y (17514735)

5.     Shintia Rillyani   (1A514246)